Hollaaa…
Akhirnya saya sempat menulis dan menuangkan kembali seponggol cerita perjalanan kehidupan saya dalam blog yang sederhana ini. Tanggal 09 – 15 September yang lalu merupakan tanggal yang sangat membingungkan, mengesalkan, menjengkelkan, menyenangkan, dan lain sebagainya. Asli memang semua rasa itu bercampur menjadi satu rasa jadilah nano-nano. wkwkwk πŸ˜€ #backtotopic

Tanggal 09-15 adalah tanggal perjalanan saya ke Surabaya dan Bandung untuk melanjutkan kehidupan saya kelak, Ibaratnya mencari sebuah investasi yang tepat untuk masa depan. Perjalanan yang seru tersebut berjalan selama 4 hari di Surabaya dan 3 hari di Bandung.

Ayoo kita mulai dari Kota Surabaya yang biasanya disebut Kota Prostitusi teranyar di Asia Tenggara. Iyanya tahe? Kata orang-orang si gitu dengan adanya sebuah Gang Dolly yang menghiasai kota tersebut. Pengen rasanya mengetahui tempat ini secara lebih mendalam, tapi waktu tidak dapat diajak kerjasama.

Saya tiba di Surabaya dan langsung menuju sebuah penginapan yang sederhana tapi cukup lumayan nyaman lah karena memang kondisi cuaca di Surabaya sangat panas. Terimakasih kepada Kak Dwi Simatupang yang mencarikan penginapannya. πŸ™‚ 4 hari pun berjalan dengan kondisi yang baik walaupun banyak situasi yang membuat kesal, marah, tertawa, lelah, dan konyol.

Parahnya di Surabaya ini KTP ditahan pada saat ujian dan disinyalir dikarenakan foto yang gak update. Iyalah secara fotonya kalo gak salah waktu kuliah dan perbandingannya sama sekarang sudah jauh telak lah. Untung saya tidak dilaporkan ke pihak yang berwewenang. Hehee πŸ˜€

Hari terakhir saya di Kota Surabaya ini dihiasi dengan jalan-jalan bersama dengan sahabat lama dengan ciri-ciri sbb: santik, dulu banyak jerawat tapi kayaknya kmren gak ada lagi, baik, dulunya duduk di belakang saya dan sering kena sempret terus sama dia. πŸ™‚ Dia adalah Karyani Purba. Luar biasa indah malam itu ditemani dengan motornya yang tua menjalani tempat yang menyediakan makanan kayak food court gitu kayaknya. Baru merasakan lah aneh-anehnya makanan di Surabaya.

Akhirnya 4 hari pun berlalu dan kami pun beranjak menuju Kota Bandung yang merupakan kota kembang. Tapi kenapa disebut kota kembang ya?? :masih bingung: Dengan penerbangan malam dan kondisi penginapan yang belum jelas akhirnya saya terdampar di sebuah hotel yang sangat WOW AMAZING… 😦

Tapi perbandingan yang sangat signifikan dari kedua kota itu adalah kondisi cuacanya yakni di Surabaya sangat panas dan di Bandung sangat dingin. Bertolak belakang la memang kondisi cuacanya. Karena saya sudah membuktikan memang kalo di Surabaya mau tidur ajah memang harus telanjang dada karena sangkin panasnya, tiba di Bandung hadehhh gila benar ga bisa tidur aku karena sangkin dinginnya menggigil muluk. Andai ada bunga-bunga yang menyelimuti sih,,, #mupeng πŸ˜€

Tapi perjalanan dan bisnis pun berjalan dengan lancar semuanya tidak berkurang suatu apapun karena akhir dari perjalanan di Bandung ditutupi bersama pacarku yang baik hati datang berkunjung dari Jakarta ke Bandung. Thank you hasian. Tidak lupa juga teman-teman sekalian yakni Kak Eka Sinambela dan Fitri boru apa tahe?? LUpa pulak aku… πŸ™‚

Berikut tim redaksi menampilkan foto-foto kenangan yang layak untuk disajikan. Silahkan menikmati.







Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s